Mewakili Kadis Naker, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Nyoman Suarjana, S.Pd., M.Pd., besama kabid Data dan Hubungan industrial, membuka rapat koordinasi pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang berlangsung di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng pada Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan Rapat ini di hadiri BPJS ketenagakerjaan singaraja,ketua DPC HILLS Buleleng, Pimpinan/ Direktur lembaga Pelatihan Kerja Swasta, perwakilan instansi serta undangan terkait lainya.
Adapun agenda rapat membahas persiapan pelaksanaan kegiatan K3 yang dirangkaikan dengan simulasi kebakaran dan lomba K3 pada peringatan Bulan K3 Tahun 2026. Sekretaris Disnaker menjelaskan bahwa pelaksanaan simulasi dan lomba K3 membutuhkan dukungan lintas sektor, baik dari sisi teknis maupun sarana prasarana. Disampaikan bahwa Disnaker telah mengajukan surat resmi terkait penggunaan tempat dan fasilitas, yang rencananya akan dilaksanakan di gedung kesenian Gede Manik Singaraja ,sebagai lokasi kegiatan simulasi.
Dalam rapat tersebut, Dinas Perhubungan diharapkan memberikan dukungan teknis terkait jumlah personel yang akan dilibatkan, khususnya dalam pengaturan lalu lintas mengingat akan ada pergerakan peserta di sekitar Gedung Kesenian. Hal ini penting untuk mengantisipasi kemacetan dan menjaga kelancaran kegiatan.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran diharapkan berperan dalam dukungan teknis pelaksanaan lomba yang melibatkan perusahaan-perusahaan sebagai peserta. Satpol PP turut dilibatkan untuk mendukung aspek pengamanan karena kegiatan akan melibatkan banyak peserta dan tamu undangan. Dari Bagian Umum Setda, Disnaker juga mengusulkan dukungan peminjaman sarana pendukung kegiatan. BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai narasumber dalam penyampaian materi terkait simulasi K3 dan aspek pengawasan.
Pada pelaksanaan kegiatan K3 nantinya akan di hadiri dan dibuka langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng beserta jajaran lainnya sebagai bentuk komitmen daerah dalam mendukung penerapan K3. Untuk lomba K3, direncanakan terdapat 16 peserta lomba, masing-masing membawa 5 regu dari perusahaan maupun instansi terkait.
Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi yang telah disampaikan kepada instansi pemerintah, lembaga dan perusahaan. Melalui koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan simulasi kebakaran dan kegiatan K3 Tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan edukasi kepada publik serta dunia usaha mengenai pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja.